Monday, August 18, 2025

Falsafah Kebahagiaan.

Falsafah Kebahagiaan.

Dengan mengatakan seseorang sesuatu sebagai sumber kebahagiaan kita. 
Karena seseorang/sesuatu hanyalah pemicu/trigger kebahagiaan. 
Sedangkan penyebab kebahagiaan itu adalah hati yang bersyukur dan ridha, Ketika kita mengatakan seseorang/sesuatu sebagai sumber kebahagiaan, kita akan bersedih jika seseorang/sesuatu itu berubah sifat dan keadaannya.

Yang mengatakan anak sebagai sumber kebahagiaannya akan sedih ketika melihat anaknya tak menyetujuinya. Yang mengatakan cucu sebagai sumber kebahagiaannya akan sedih ketika melihat cucunya membesar dan tak lagi manja kepadanya. Yang mengatakan minuman coklat panas sumber kebahagiaannya akan bersedih ketika pabrik/kilang minuman coklat panas itu tutup

Sadarilah bahwa kita sudah utuh, lengkap, mampu dan layak bahagia walau tanpa anak, cucu ataupun coklat panas. Ketika kita mensyukuri segala sesuatu kita akan mampu menemukan pemicu-pemicu dan trigger-higger kebahagiaan lainnya. Ketika kita meridhai segala sesuatu kita akan sadar betapa kita sudah utuh, bisa dan layak berbahagia walau tanpa anak, cucu, coklat panas atau apapun

Manusia yang mengatakan anak, cucu dan coklat panas sumber kebahagiaannya adalah manusia yang sakit jiwanya dan/atau akan sakit jiwanya, Katergantungan pada seseorang/sesuatu apapun adalah akar dari banyak penyakit kejiwaan, itu sebabnya, ridha akan takdir, menyadari semuanya bukan miliknya melainkan hanya titipan adalah obat sakit jiwa yang paling kuat dosisnya. Lebih lagi jika dilengkapi dengan hati yang bersyukur, yang selalu berusaha mencari hikmah.

No comments:

Post a Comment