Friday, August 21, 2020

Kine Master Pro tanpa Watermark

Aplikasi edit video paling komplit dan tanpa watermark:

Selain bisa menghilangkan watermark, masih banyak sekali fitur lain yang bisa Anda nikmati dengan berlangganan Kine Master Pro. Misalnya saja bebas iklan, akses alat preset profesional serta terbukanya kunci ke ribuan aset premium yang bisa didapat di Toko Aset KineMaster. Langganan akan diperpanjang otomatis kecuali jika Anda berinisiatif membatalkannya di Google Playstore.

Jangan salah juga ya, meski versi premium sangat menggoda, versi gratis aplikasi ini juga masih bisa dinikmati secara memuaskan. Tersedia banyak sekali ragam layanan utama menarik yang bisa untuk Anda pergunakan. Di antaranya ialah layanan sebagai berikut:

  • Menambahkan dan menggabungkan banyak layer sekaligus (berupa video, teks, gambar)
  • Padu-padan mode untuk efek kejut memukau
  • Penambahan efek suara/musik
  • Akses stiker, efek, musik tak terbatas
  • Bisa memotong bingkai per bingkai video
  • Pratinjau secara langsung
  • Filter audio/suara
  • Fitur rekaman secara langsung
  • Layanan alat animasi Keyframe
  • Layanan berbagi ke semua platform media sosial
  • Fitur kontrol kecepatan dan efek slowmotion serta masih banyak lagi lainnya.

Jika tertarik, tentu Anda bisa mengunduhnya dengan mudah di bawah ini :

Kine Master Pro.apk

Saturday, August 15, 2020

SUAMI BEDA DENGAN ISTRI

SUAMI BEDA DENGAN ISTRI

SERINGKALI kita menyangka kebutuhan orang lain sama dengan kebutuhan kita. Padahal setiap orang memiliki kebutuhan berbeda, termasuk kebutuhan suami beda dengan istri.

1. Suami butuh DIPERCAYA, istri butuh DIPERHATIKAN.

Suami akan merasa lebih dicintai jika istrinya percaya bahwa ia adalah suami yang baik. Suami yang tidak selingkuh, bertanggung jawab dan mau berubah ke arah yang lebih baik. Syaratnya gampang, istri lebih banyak diam. Jangan banyak bertanya dengan nada mencurigai aktivitas suaminya di belakangnya. Semakin cerewet istri, semakin suami merasa tidak bebas dan nyaman.

Sebaliknya, istri merasa dicintai jika ia merasa diperhatikan suami. Istri akan senang jika suami memelototin dengan pandangan kagum dan cintahh kepada istrinya. Apalagi jika diiringi dengan senyum dan pujian kecil tentang apa yang dilakukan istri. Semakin "cerewet" suami terhadap hal-hal kecil yang dilakukan istri, semakin melambung perasaan istri.

2. Suami butuh
DITAATI, istri butuh DIDENGAR.

Suami akan bangga dengan istrinya jika istri taat dan tidak ngeyel. Selain karena itu perintah agama, tapi juga ketaatan istri akan memuaskan ego berkuasanya suaminya atas rumah tangga. Boleh saja istri berpendapat, tapi gong nya tetap ditangan suami. Jangan dikira ego berkuasa suami itu selalu negatif. Sebab tanpa ego tersebut, suami akan merasa no thing. Minder menghadapi berbagai tantangan hidup di luar rumah.

Sebaliknya, istri akan merasa di-wongke (diperlakukan manusiawi) jika ia merasa didengar oleh suaminya. Apalagi jika suami tekun mendengarkan "kecerewetan" istri tentang pernik-pernik kehidupan. Manggut-manggut seakan mendengarkan saja sudah cukup memuaskan istri. Bagi istri, telinga suami untuk mendengarkan, mulut suami untuk memuji-memuji memperhatikan istri.

3. Suami butuh dipuaskan secara SEKSUAL, istri butuh dipuaskan secara MATERI.

Kebutuhan seksual suami beda dengan istri. Bagi suami yang normal, kebutuhan seksual itu sifatnya segera dituntaskan. Gak akan tahan suami menahan nafsu lama-lama. Itulah sebab Nabi saw memerintahkan istri untuk melayani suaminya jika ia butuh segera. Perselingkuhan suami sebagian besar karena faktor seksual, yang seringkali para suami malu untuk membicarakannya secara terbuka kepada istrinya. Maunya suami, istri itu udah paham dan ahli melayani suami dengan segala fantasi seksualnya yang halal.

Istri juga butuh seksual, tetapi istri lebih mampu menahan nafsu seksualnya lebih lama daripada suami. Justru nafsu istri itu lebih banyak kepada kepuasan materi. Ingin beli ini dan itu. Ingin punya ini dan itu.

Bagi istri, kemampuan suami bisa menafkahi istri secara cukup, bahkan berlebih, itu penting. Istri akan merasa semakin dicintai suaminya jika suami sanggup memuaskan kebutuhan materinya. Bagi suami, bagai pisau bermata dua. Sebab bisa menjerumuskan suami kepada perbuatan korup dalam bekerja, tapi juga bisa membuat suami merasa dihargai istrinya.

Ironisnya, tiga kebutuhan suami istri yang berbeda ini tidak dipahami oleh kebanyakan suami dan istri pada umumnya. Akhirnya terjadilah ketidakpuasan satu sama lain karena merasa kebutuhannya tidak dipenuhi pasangan. 
Lama kelamaan bisa menggerus perasaan cinta satu sama lain.

Oleh karena itu, yuk kita benahi persepsi kita tentang kebutuhan pasangan dan berusaha memenuhi kebutuhan tersebut sebaik mungkin dengan cara bersyukur dan saling sadar diri pentingnya kasih sayang.

Burung dara, burung merpati.
Suami perkasa, kesayangan istri.

Ikan sepat, ikan koi
Istri taat, kebanggaan suami...🙂

Wednesday, August 5, 2020

*Master Mempermudah Pemula Mempersulit*

*Master Mempermudah Pemula Mempersulit*

YM. Abu: Orang pintar adalah orang yang menyederhanakan hal rumit. Orang tidak pintar adalah orang yang merumitkan hal yang sederhana.
Dalam kesempatan lain, sering juga Abu menyebutkan: Bekerja adalah membuat sesuatu terjadi. Misalnya: Seorang chef memasak nasi, itu membuat sesuatu terjadi, seorang mekanik memperbaiki mobil rusak, itu membuat sesuatu terjadi. Itu juga sebabnya Abu selalu berusaha membuat divisi/bagian yang beliau pimpin mengeluarkan surat sesedikit mungkin, bahkan beliau "menyindir" divisi yang terlalu banyak mengeluarkan surat yang tidak perlu sebagai *pabrik kertas.* Karena, sesuatu yang di atas kertas, memiliki pengaruh yang tidak begitu besar terhadap realita. 

Contoh: Ada seorang jamaah mendengar musik dengan kuat di kamar mandi masjid, lalu pengurus masjid membuat surat pengumuman dan tempelan kertas "dilarang menghidupkan handphone" di dinding. Seberapa efektif kira² hal tersebut untuk membuat ketertiban? Bagaimana bila dibandingkan dengan cukup menegur orang tersebut saat sedang tidak banyak orang? Sebenarnya kasus mirip pernah terjadi di zaman Nabi saw, seorang arab badui (orang arab kampung) kencing di masjid, para sahabat langsung memaki dan menghardik si arab badui, sementara Nabi saw melarang mereka menghardik, dan Nabi saw hanya mengatakan dengan lembut: Lain kali kalau mau kencing di kamar mandi ya, karena masjid adalah tempat ibadah, ini bukan tempat buang air! Bisa kita bayangkan, kalau tak ada Nabi saw di situ, barangkali para sahabat sudah tergoda untuk membuat pengumuman "larangan kencing" dan menempel larangan kencing yang ditempel di dinding masjid nabawi.... 

Dalam bermain gitar pun demikian, bagaimana caranya bermain dengan cepat? Caranya adalah bermain lambat. Teruslah bermain dengan lambat, perlahan, nikmati, ulangi, lama-kelamaan kecepatan kita bermain gitar terbangun dengan sendirinya. Seorang gitaris berkata: Kalau kita bisa memainkannya dengan lambat, maka kita pasti bisa memainkannya dengan cepat. Itulah penjelasan seorang master... Namun, bila kita semakin bingung dengan penjelasannya, itulah tanda seseorang tersebut bukan master. 

Albert Einstein mengatakan: Kalau amda tidak bisa menjelaskannya pada anak umur 6 tahun, itu tandanya anda belum paham! Demikianlah, tentu kemahiran dan skill dibangun dengan pengalaman. Namun, kalau kita bersedia mempelajari dan meneladani akhlak Nabi saw, kita akan menjadi master dengan lebih cepat! Nabi saw bersabda kira-kira isinya: Permudah, jangan persulit, dan jangan membuat manusia lari karena takut. Seandainya semua orang memegang teguh hadis ini, niscaya semua orang cepat menjadi master. 

*Namun sering sekali kita tidak berkenan mempermudah segala sesuatu, karena sangat ingin membuat orang lain kagum.* Betapa banyak guru, dosen dan "orang-orang pintar" yang menjelaskan sesuatu dengan sangat rumit, berputar-putar, bertele-tele sehingga pendengarnya tak paham, mengapa? Karena ingin membuat orang lain kagum, karena ingin dianggap pintar. Oleh karenanya, pembunuh kemahiran nomor 1 adalah: Ingin dipuji. Menyanyi pun demikian, apa ciri penyanyi top? Ia bersedia mukanya terlihat jelek saat menyanyi. Ia tak lagi mempedulikan "apa yang orang lihat" ia tak lagi mempedulikan "apa kata orang" tapi justru ia larut dalam pekerjaannya. 

Dalam kehidupan sehari-hari, satu lagi hal yang seringkali membuat rumit hal sederhana adalah kedengkian. Betapa banyak orang yang tak bersedia damai dengan orang yang mengkritiknya, atau tak bersedia damai dengan seseorang yang membuat sedikit kesalahan; misalnya seorang waiter restoran tak sengaja menumpahkan air di celana kita. Betapa banyak orang yang ingin menghukumnya, membuatnya merasa sedih, menderita, dll. Itu bukan perilaku orang pintar! Itu bukan perilaku master! Dan yang jelas itu bukan perilaku Nabi saw! *Singkatnya, kita akan menjadi pintar dengan membuang 2 hal: Keinginan dipuji dan kedengkian. Dan kita akan terhindar dari banyak masalah dengan membuang 2 hal: Keinginan dipuji dan kedengkian.*

*YM Ustadz*
*04/08/2020*
*11.10 WIB*