Saturday, January 23, 2021

MENJADI PENGIKUT YANG BAIK



*Menjadi Pengikut Yang Baik*

Banyak forum membahas cara menjadi pemimpin yang baik, namun sedikit yang membahas cara menjadi pengikut yang baik, padahal sejatinya a good leader is a good follower (pemimpin baik adalah pengikut yang baik pula). Kecenderungan ini mengakibatkan orang² memuja pemimpin yang dianggap berhasil dan mengkritik habis-habisan pemimpin yang dianggap gagal. Semua beban kegagalan ada pada pemimpin dan sebaliknya semua prestasi keberhasilan ada pada pemimpin. Benar kah demikian?

Sebenarnya, keberhasilan suatu organisasi ataupun suatu masyarakat adalah pencapaian bersama, bukan hanya pencapaian 1 orang. Dengan perkataan lain; ada jasa pengikut yang baik pada kesuksesan sebuah kelompok! Bahkan penyebaran Islam oleh Rasulullah saw pun demikian suksesnya, juga karena dedikasi pengikut² bermental baja seperti Abu Bakar, Ali, Abdurrahman bin Auf dan lain-lain sebagainya. Oleh karenanya, sebenarnya sangat tidak adil hanya menghukumi pemimpin gara-gara bobroknya masyarakat, dan tidak adil pula hanya memuja pemimpin karena bagusnya masyarakat!

Oleh karenanya, bertekadlah untuk selalu menjadi pengikut yang baik; *sehingga siapapun pemimpinnya menjadi tampak bagus jika kita pengikutnya.* Bukankah Islam menganjurkan memudahkan dan tidak mempersulit? Maka sudah sewajarnya kita mempermudah para pemimpin kita dengan mengembangkan sikap kepengikutan yang baik seperti; tidak mengkritik-menyindir-mencela tapi memberi solusi, menepati amanah yang diberikan, mematuhi aturan yang ditetapkan dan memaklumi keputusan pemimpin yang tidak sesuai dengan keinginan kita, selama keputusan tersebut belum mendatangkan sangat banyak mudarat. Sederhananya, *berakhlak mulia lah, sehingga siapapun mudah memimpin kita.*

Termasuk juga; jangan suka membangun prasangka atas langkah yang diambil pemimpin, jangan hina kekurangannya tapi lengkapi sehingga sempurna, sekali lagi, *jadikanlah pemimpin kita berprestasi gara-gara kepatuhan kita.* Bukankah memang begitu akhlak Islam itu? Nilai-nilai modern menganjurkan kita memiliki-memborong semua prestasi, penghargaan dan puja-puji, namun Islam meminta kita untuk berbuat baik dan sangat diutamakan menyembunyikannya, sampai dikatakan tangan kanan berbuat tangan kiri tidak tau. Jadilah pembuat perbaikan dan penebar kedamaian, jangan menjadi perusak dan penebar perpecahan apalagi teror.

YM UDL
[2021/1/22, 17:00 WIB]

No comments:

Post a Comment