Tuesday, May 24, 2022

Islam Yang Bernuansa Sukacita

Islam Yang Bernuansa Sukacita



Dalam pandangan saya, salah satu masalah umat Islam saat ini adalah kegemaran pada menangis. Akhirnya, segala hal berbau Islam cenderung dekat dengan air mata, bahkan cenderung dipicu untuk menangis. Ketika para ustaz berceramah misalnya, seringkali penekanan dan berlama-lama di bagian azab; azab kubur, hari kiamat, siksa neraka, dan seterusnya. Atau lihat saja video ceramah para ustaz di youtube, seringkali diberikan backsound (musik pengiring) yang bernuansa sedih, padahal ceramahnya bertemakan bahagia pun, musik pengiringnya tetap sedih!

Menurut saya ini adalah masalah; kita memberikan apresiasi yang terlalu besar pada kesedihan. Efeknya adalah, kita menjadi umat yang lesu dan kurang semangat berjuang khususnya dalam berbuat kebaikan dan memperjuangkan hal duniawi. Rasulullah saw itu adalah sosok yang selalu tersenyum dan penuh semangat dalam bekerja, bahkan dalam mencari nafkah. Masalah lainnya adalah, seringkali air mata yang tumpah dari kaum kita adalah air mata buatan atau tidak organik (tidak alami). Karena melihat orang lain menangis saat mendengar ceramah, kita pun ikut²an menangis. Kira² air mata mana yang Tuhan apresiasi? Apakah air mata partisipatif (ikut²an menangis) ataukah air mata organik (alami karena takut padaNya). Bukan kah salah satu dari 7 golongan yang dinaungi Tuhan di hari kiamat, adalah orang yang menangis secara bersendirian, dan air mata-nya adalah organik (alami) karena takut padaNya?

Kita perlu mengubah image Islam yang penuh derai air mata partisipatif itu, ubahlah citra Islam sedih itu, agaknya di masa sekarang ini kita perlu membina sebuah bentuk Islam yang bernuansa sukacita. Bersukacita karena banyaknya rahmat Allah Swt. Sukacita yang mengantarkan umat pada semangat dalam produktifitas dan berbuat kebajikan; tentunya juga semangat dalam menjalani ibadah mahdah. Para penceramah, berhentilah memancing-mancing isak tangis yang tidak alami dari para jamaahnya. Para editor video ceramah; cobalah sesuaikan musik pengiring (backsound) dengan nuansa ceramahnya, jangan paksakan semua musik pengiring harus yang sedih. Dan kita para umat, cobalah memupuk sebanyak-banyaknya rasa syukur hingga ia meluap-luap, hingga ia menghantarkan kita pada sukacita yang produktif, pada syukur yang mem-profesional-kan. Di waktu hendak menangis, menangis lah. Di waktu tidak hendak menangis, jangan tarik-tarik keluar air mata itu! Senyum harus lebih mewarnai umat dibanding tangis!

YM Ustaz
24/4/2022
07:06 WIB

Tuesday, May 17, 2022

DIBALIK KISAH MARMER PENYERAP PANAS YANG ada di MASJIDIL HARAM dan MASJID NABAWI

*INSPIRASI* :
*DIBALIK KISAH MARMER PENYERAP PANAS YANG ada di MASJIDIL HARAM dan MASJID NABAWI*

Banyak yang bertanya mengapa lantai Masjidil Haram dan Nabawi tidak panas meskipun dihantam cuaca 50-an derajat celsius, bahkan selalu sejuk ?!

Berbagai macam asumsi pun lahir. 
Ada yang mengatakan bahwa di bawahnya ada mesin pendingin cuaca sehingga menyebabkan tetap sejuk dan tidak panas.

Akan tetapi, faktanya, bahwa lantai-lantai tersebut terbuat dari Marmer termahal dan terbagus yakni tipe Thassos dari daerah Yunani. 
Kerajaan Saudi sengaja membelinya untuk mencukupi lantai-lantai dua masjid suci dan halamannya. 
Semua itu demi kenyamanan Jamaah haji dan umroh.

Pasalnya, marmer tipe Thassos ini mampu menyerap kelembapan pada malam hari serta memantulkan terik mentari yang begitu menyengat. 
Itulah rahasia mengapa lantai-lantai di dua masjid suci tetap adem dan sejuk meskipun kita berjalan di bawah terik mentari tanpa alas kaki. 
Termasuk di antara nikmat dari Allah bagi tamu-tamu-Nya.

Tahukah anda siapakah Pria yang mendesain Masjidil Harom Mekkah & Masjidil Nabawi Madinah ?

Ya, Dia adalah seorang Insinyur dan Arsitek Mesir yang lebih suka menjauh dari pusat perhatian publik, tidak diketahui banyak orang dan bernama Muhammad Kamal Isma'eel (1908-2008)

------
Muhammad Kamal Ismaeel adalah :

✅ Seorang Termuda dalam sejarah Mesir yang Memperoleh Ijazah sekolah menengah

✅ Seorang Termuda yg mendaftar di Royal School of Engineering dan menjadi Wisudawan Termuda pula..

✅ Seorang Termuda yang dikirim ke Eropa untuk mendapatkan 3 gelar Doctor dalam Arsitektur Islam..

✅ Seorang Termuda yang mendapatkan *Syal Nil* dan *Pangkat Besi* dari Raja Saudi Arabia.

✅ Dia adalah Insinyur pertama yang melakukan Perencanaan dan Implementasi proyek perluasan Masjidil Haramain (Mekkah dan Madinah).

Dan Dia juga yang menolak menerima bayaran untuk Desain Teknik dan Pengawasan Arsitekturalnya kedua Mesjid tersebut....

Meskipun diketahui ada upaya dari Raja Fahd dan perusahaan Bin Laden untuk membayar berapapun yang dia tuliskan dalam selembar cek..

------
Ketika Kamal mengembalikan cek kosongnya, dia mengatakan kepada Bakar Bin Laden :

🔸"Mengapa saya harus menerima uang (untuk pekerjaan saya) di 2 Masjid Suci (Mekkah & Madinah)"

🔸 "Bagaimana saya akan menghadapi Allah (pada Hari Pengadilan nanti?)."

------
Kamal menikah pada usia 44 tahun..

Istrinya melahirkan seorang putra, tetapi kemudian meninggal, dan setelah itu ia pun tetap melajang dan mengabdikan seluruh waktunya hanya untuk menyembah Allah Ta'ala hingga wafat...

Waktu yang dihabiskannya untuk melayani 2 Masjid Suci tersebut lebih dari 100 tahun dan jauh dari pusat perhatian baik media massa, ketenaran bahkan uang sekalipun...💗

-------
Kamal Sang Jenius ini memiliki kisah yang luar biasa pada saat pembangunan kedua mesjid ini..

Yaitu tentang marmer atas (karya)nya di Masjidil Harom... 

Ia ingin menutupi lantai Masjidil Harom bagi mereka yg melakukan thowaf...

Dan marmer ini berfungsi khusus untuk menyerap panas, dan adanya hanya di gunung kecil di Yunani...

------
Saat itu Kamal pun melakukan perjalanan ke Yunani dan menandatangani kontrak untuk membeli marmer dalam jumlah yang banyak untuk Masjidil Haram (marbling), yakni hampir setengah dari gunung marmer itu...

Ia menandatangani perjanjian dan kembali ke Mekah, sampai marmer putih itu tiba di Mekkah.

Kemudian ia pun Memulai dan Mengawasi proses pemasangan marmer putih di lantai Masjidil Haram di Mekkah sampai selesai..

-------
Setelah 15 tahun kemudian, pemerintah Saudi memintanya kembali untuk menggunakan jenis marmer yang serupa agar dipasang di Masjidil Nabawi di Madinah..

Insinyur Muhammad Kamal pun berkata, 

🔸"Ketika Raja meminta untuk menggunakan jenis marmer yang sama untuk Masjid Nabawi, saya sangat bingung",

Kenapa ?
Karena hanya ada 1 tempat di bumi ini yang terdapat marmer jenis ini, yaitu di Yunani, dan saya sudah membeli 1/2 dari deposit marmer yang ada di gunung tersebut..."

------
Kamal pun pergi ke perusahaan yang sama di Yunani dan bertemu CEO tersebut... 

Ia bertanya kepada CEO Marmer tersebut tentang deposit marmer yg tersisa 15 tahun yang lalu ...

------
CEO marmer tersebut menjelaskan bahwa setengah dari deposit marmer itu telah mereka jual segera setelah Kamal pergi 15 tahun yang lalu..

Kamal pun menjadi amat sedih....

Kamal meninggalkan pertemuan, dan ketika meninggalkan kantor mereka, dia bertemu dengan Sekretaris Kantor marmer tersebut dan memintanya untuk mencari informasi keberadaan orang yang telah membeli sisa deposit marmer itu..

Sekretaris Kantor mengatakan bahwa hal itu akan sulit diketahui jika tidak membuka arsip karena proses bisnis nya telah lama berlalu..

Namun atas permintaan Kamal, dia berjanji untuk mencari datanya di arsip tersebut...

Kamal pun memberikan alamat dan nomor kamar hotelnya, serta berjanji akan mengunjungi kembali keesokan harinya..

------
Pada hari berikutnya, 

Beberapa jam sebelum berangkat ke bandara, Kamal menerima panggilan telepon dari sekretaris yang mengatakan bahwa dia telah menemukan alamat pembeli...

Kamal pun segera menuju kantor yang dimaksud, ternyata pembelinya adalah sebuah perusahaan di Saudi Arabia..

------
Kemudian Kamal terbang ke Arab Saudi pada hari yg sama dan pada saat kedatangan, dia langsung pergi ke kantor perusahaan tersebut dan bertemu dengan Direkturnya..

Kamal pun bertanya kepadanya bagaimana kondisi marmer yang dia telah beli 15 tahun lalu dari Yunani..? 

Direktur itu berkata, dia tidak ingat..

Namun ia segera menghubungi bagian stok (perusahaan) dan bertanya kepada mereka tentang marmer putih dari Yunani, dan mereka mengatakan kepada nya bahwa semua marmer masih ada, dan tidak pernah digunakan.. 
Allahu Akbar !

Kamal mulai menangis seperti bayi, dan selanjutnya menceritakan kisah lengkapnya kepada pemilik perusahaan..

------
Kamal segera menyodorkan cek kosong (tanpa menulis besaran nilai transaksi) kepada pemilik marmer, dan memintanya menuliskan jumlah yang inginkan, berapa pun besarnya..

Ketika Pemilik marmer mengetahui bahwa marmer itu untuk pembangunan Masjid Nabawi di Madinah, dia berkata : 

🔸"Saya tidak akan menerima 1 Riyal pun..."

🔸"Allah lah yang membuat saya membeli marmer ini dan melupakannya, itu artinya marmer ini memang sudah ditakdirkan oleh Allah harus digunakan untuk Masjid Nabawi.."

Masya Allah...

Mari kita doakan Semoga Allah memberkati Kamal tempat mulia di Jannah, Aamiin....

_Ditulis oleh:_
Dr. Zaglool Al Najjar
seorang Ilmuwan Bumi.

Thursday, May 12, 2022

HIDUP BUKAN HANYA SEBATAS UNTUNG DAN RUGI

Izin copas yg lewat beranda barusan karena gak bisa di bagikan 
baca sampai selesai. Ya 

Di Tepi Jln Ada bapak jualan cemilan. Aku beli 3 bungkus kripik

Kutanya, "berapa, Pak?"

Sambil nunduk bapak itu jawab "ibu ambil apa saja?"

Aku Spontan mengernyitkan dahi, batinku, "koq Bapaknya kenapa tanya, yah?"
"3 kripik, Pak."

"28 ribu, ibu", jawabnya.

Kusodorkan uang Selembar 100 ribu.

"Berapa ibu uangnya?" masih dalam posisi nunduk nanyanya.

Aku mulai bingung dengan pertanyaannya.
Ku jawab, "100 ribu, Pak."

Bapak itu lalu berdiri meraba² kantong celananya sambil ngeluarin beberapa uang.

Astaga… ternyata bapak itu ada masalah di matanya dan sepertinya gak bisa lihat.

Ya Allah.. knp aku tak pandai menjaga Hati.
Maafkan jika hati ini belum mampu berbaik sangka sama org

Bapaknya sibuk membongkar uang yang dikeluarkan dari kantong celananya. Nyaris dikeluarkan semua di tangannya.

Lalu dia bilang, "ambil saja ibu kembaliannya."

Seketika aku terkejut mendengar intruksi dari si Bapak.

Lalu secara spontan aku bertanya pada Bapak itu, "Pak, Klo saya kasih uangnya 10 ribu terus saya ambil kembalinya 50 ribu dari tangan Bapak dan Bapak kan ga tau. Terus nanti bapak rugi dong?"

Lagi lagi jawaban yang sederhana muncul dari mulutnya, "Allah Ga Akan Salah Alamat Kasih Rejeki.. ibu, kalo skrg saya harus rugi, saya yakin, Allah pasti lagi nyiapin Rejeki lain buat saya. Hidup Tak Hanya Sebatas Untung dan Rugi, tapi Hidup Belajar Tentang Sabar dan Ikhlas," katanya.

Ah aku nih memang Sensitif kalau ketemu orang Hebat seperti ini Rasanya gak bisa Nahan Air dari Pelupuk Mata ini. Ooh Tuhan... Gemetar hati ini mendengarnya.

Bapak itu nanya lagi, "sudah ambil kembaliannya belum bu ?"(rada bingung & ragu)..akhirnya

Kujawab, "ga usah, Pak! Hari ini Allah kirim Rejeki untuk Jenengan."

Bapaknya senyum sambil bilang, "Terima kasih, ibu."

Aku terus Sadar..
Ya Allah..ampuni aku.., Maafkan aku..dari setiap Kegelisahan dan keraguan Hati ini akan Rezeki dariMu..

Disaat semakin susahnya mencari Uang... si Bapak penjual cemilan ini dgn Keterbatasan Matanya Tetap Bertahan dan Yakin bahwa Allah selalu ada Bersamanya..

Hari ini Belajar lagi dari Manusia Hebat penjual cemilan bahwa Hidup Tak Hanya Sebatas Untung dan Rugi... ⬅️

Semoga Allah Senantiasa Melindungi Kita Semua
Aamiin...🙏🙏🙏

Tuesday, May 10, 2022

APAKAH ORANG MENINGGAL ITU SADAR , BAHWA DIRINYA SUDAH MATI ?


"APAKAH ORANG MENINGGAL ITU SADAR BAHWA DIRINYA SUDAH MATI ?.................:

1.Orang yang mati
   awalnya tidak
   menyadari bahwa
   dirinya mati. Dia
   merasa dirinya
   sedang bermimpi
   mati. Dia melihat
   dirinya ditangisi,
   dimandikan,
   dikafani, disholati
   hingga diturunkan
   ke dalam kubur.
  Dia merasa dirinya
   sedang bermimpi
   saat dirinya
   ditimbun tanah.
   Dia berteriak- 
   teriak tapi tidak
   ada yang
   mendengar
   teriakannya.

2.Beberapa waktu
   kemudian :

3.Saat semua
   sudah pulang
   meninggalkannya
   sendirian di
   bawah tanah.
   Allah kembalikan
   ruhnya. Dia
   membuka mata,
  dan terbangun dari
  "mimpi” buruknya.

4.Dia senang dan
   bersyukur, bahwa
   ternyata apa yang
   dia alami
   hanyalah sebuah
   mimpi buruk, dan
   kini dia sudah
   bangun dari
   tidurnya.

5.Kemudian dia
   meraba badannya
   yang hanya
   diselimuti kain
   sambil bertanya
   kaget,

6.“Dimana bajuku ?
   Kmana celanaku?”
   Lalu dia meraba
   sekelilingnya yang
   berupa tanah
   “Dimanakh aku ?”
   “Tempat apa ini ?
   Kenapa bau tanah
   dan lumpur ?”
   Kemudian dia
   mulai menyadari
   bahwa dia ada di
   bawah tanah, dan
   sebenarnya apa
   yang dialaminya
   bukanlah mimpi!
   Ya, dia sadar
   bahwa dirinya
   benar-benar telah
   mati.

7.Berteriak lah dia
   sekeras-kerasnya,
   mmanggil orang2
   terdekatnya yang
   dianggap bisa
   menyelamatkan
   nya :

7.“Ibuuuuu….!!!!
   “Ayaaaaaah…!!!!”
   “Kakeeeeek!!!”
   “Neneeeek!!”
   “Kakaaaaak!!!”
   “Sahabaaaat!!!”

8.Tidak ada seorang
   pun yg menjawab.
   Dia yang selama
   ini lupa pada
   Allah-pun ingat
   bahwa ALLAH
   adalah satu2nya
   harapan.

9.Menangis-lah dia
   sambil meminta
   ampun,

10.“Ya, Allaaaaah….
     Ya Allaaaaaah….
     Ampuni aku ya
     Allaaaaah….!!!”

11.Dia berteriak
     dalam ketakutan
     yang luar biasa
     yang belum
     pernah dirasakan
     sebelumnya
     sepanjang
     hidupnya.

12.Jika dia orang
     baik, maka
     muncullah 2
     malaikat dengan
     wajah tersenyum
     akan mndudukkn
     nya & menenang
     kannya,
     menghiburnya
    dan melayaninya
    dg pelayanan
    yang terbaik.

13.Jika dia orang
     buruk, maka 2
     malaikat akan
     menambah
     ketakutannya
    dan akan
    menyiksanya
    sesuai keburukan
    nya.

14.Pertolongan Al-
     Quran di Alam
     Kubur.

15.Dari Sa’id bin
     Sulaim ra,
     Rasulullah
     Shallallahu Alaihi
     wa Sallam
     bersabda :

(1)."Tiada penolong
     yang lebih utama
     derajatnya di sisi
     Allah pada hari
     Kiamat daripada
     Al-Qur’an. Bukan
     Nabi, bukan
     Malaikat dan
     bukan pula yang
     lainnya.” (Abdul
     Malik bin Habib-
     Syarah Ihya)."

(2).Al-Bazzar
     meriwayatkan
     dalam kitab
     La’aali
     Masnunah
     bahwa jika
     seseorang mati/
     meninggal dunia,
     ketika orang2
     sibuk dengan
     kain kafan dan
     persiapan
     pengebumian di
     rumahnya, tiba2
     seseorang yang
     sangat tampan
     berdiri di kepala
     mayat. Ketika
     kain kafan mulai
     dipakaikan, dia
     berada di antara
     dada dan kain
     kafan.

16.Setelah
     dikuburkan dan
     orang-orang
     mulai
     meninggalkan
     nya, datanglah 2
     Malaikat. Yaitu
     Malaikat Munkar
     dan Nakir yang
     berusaha
     memisahkan
     orang tampan itu
     dari mayat agar
     memudahkan
     tanya jawab.

17.Tetapi si tampan
     itu berkata : ”Ia
     adalah sahabat
     karibku. Dalam
     keadaan bgmn- 
     pun aku tidak
     akan meninggal
     kannya. Jika
     kalian ditugaskn
     untuk bertanya
     kepadanya,
     lakukanlah
     pekerjaan kalian.
     Aku tidak akan
     berpisah dari
     orang ini
     sehingga ia
     dimasukkan ke
     dalam syurga.”

18.Lalu ia berpaling
     kepada sahabat
     nya dan berkata,
     “Aku adalah Al-
     qur'an yang
     terkadang kamu
     baca dengan
     suara keras dan
     terkadang
     dengan suara
     perlahan.

19.Jangan khawatir
     setelah
     menghadapi
     pertanyaan
     Munkar dn Nakir
     ini, engkau tidak
     akan mengalami
     kesulitan.”

20.Setelah para
     Malaikat itu
     selesai memberi
     pertanyaan, ia
     menghamparkn
     tempat tidur dan
     permadani sutera
     yang penuh
     dengan kasturi
     dari Mala’il A’la
    (Himpunan
    Fadhilah Amal :
    609)

21.Allahu Akbar,
     selalu saja ada
     getaran haru
     selepas
     membaca hadits
     ini. Getaran
     penuh
     pengharapan
     sekaligus
     kekhawatiran.
     Getaran harap
     karena tentu saja
     mengharapkan
     Al-Quran yang
     kita baca dapat
     menjadi pembela
     kita di hari yang
     tidak ada
     pembela.
     Sekaligus
     getaran takut,
     kalau2 Al-Qur'an
     akan menuntut
     kita.

22.Banyak riwayat
     yang
     menerangkan
     bahwa Al-Qur'an
     adalah pemberi
     syafa’at yang
     pasti dikabulkan
     Allah Subhanahu
     wa Ta’ala.

23.Ya Allah,
     ampunilah
     dosaku, dosa Ibu
     Bapakku,
     keluargaku,
     saudaraku dan
     seluruh kaum
     Muslimin, Ya
     Allah, jangan
     Engkau cabut
     nyawa kami saat
     tubuh kami tak
     pantas berada di
     SurgaMu
     Aamiin.

24.Sobat sekarang
     anda memiliki
     dua pilihan :

(1).Membiarkan
     sedikit
     pengetahuan ini
     hanya dibaca
     disini.
(2).Membagikan
     pengetahuan ini
     kesemua teman
     mu , insyallah
     bermanfaat dan
     akan menjadi
     pahala bagimu.
     Aamiin.

25.Siapakah
     sahabatku
     selama di alam
     kubur dialah AL-
     QUR'ANNUL
     KARIM.

Mari kita kaji bersama Kitabulloh Al-Qur'an dengan sabar dan ikhlas krn Allah SWT.

Semoga bermanfaat bagi kita yang masih hidup.

Monday, May 2, 2022

Tidak Ada Mantan Saudara


Hubungan persaudaraan yang sebenarnya adalah ketika saudaramu sudah sama sama berumah tangga.
Akankah hubungan itu masih sama ketika masa kecil dahulu?
Ketika bertengkar kemudian bermain bersama lagi,
Ketika ada yang mengganggumu.
Kemudian kau panggil kakakmu.
Lalu dengan badannya yang lebih besar dia membelamu karena kau adalah adiknya.
Atau ketika kau membela adikmu yang memang bersalah demi sebuah kata karena dia adikku.
Ketika makanan yang dihidangkan ibumu dibagi bersama saudaramu.
Satu makan tempe maka semua tempe.
Tak ada yang dipilih kasih,
Satu makan telur maka dibagilah telurnya jika hanya satu butir.
Atau ketika orang tuamu pergi ke kebun dan membawa
satu tempat makanan,
pasti berebut makanan kesukaan,
tapi ujung ujung,
makan bersama dalam satu wadah.
Betapa kita akan sangat dirindukan hal hal seperti itu.
Akankah moment kebersamaan itu masih ada?
Ketika kalian sudah berumah tangga?
Ketika satu menjadi kaya yang lain hanya biasa saja.
Ketika satu menjadi orang terhormat sementara yang lain hanya jadi rakyat biasa
Atau ketika yang satu telah menjadi sangatlah alim.
Tapi yang lain masih mencari jati diri.
Maka selayaknya ...
saudara tetaplah saudara.
Dilahirkan dari ibu dan bapak yang sama
Maka darah saudaramu juga sama denganmu.
-Sudah sepatutnya
-Saling mengingatkan,
-Saling membantu,
-Saling bergandengan tangan.
Karena sesungguhnya saudaramu jauh di lubuk hatinya akan juga mendoakan mu.
Ketika kau menjadi kaya ...
saudaramu tidak akan meminta hartamu.
Tapi dengan bangga dia akan berkata pada semua orang :
"Lihatlah ...
saudaraku sudah jadi orang kaya.
Yang jadi ujian adalah ketika saudaramu terpuruk.
Akankah kalian meninggalkan atau melambaikan tanganmu untuk merengkuhnya ???
Coba tanya hatimu sendiri ...
Karena saudara bukan hanya perkara harta,
Bukan pula masalah yang bermartabat atau tidak,
Bukan pula masalah siapa yang dekat pada Sang Pencipta atau tidak,
Tapi ini masalah HATI,
ingatlah !!!
Belum tentu saudaramu yang terpuruk akan selamanya terpuruk,
Tak pasti juga dia yang sekarang jadi orang brutal esok juga akan tetap sama,
Dan belum tentu yang sekarang kaya akan selamanya kaya,
Yang sekarang alim akan tetap alim.
Karena hanya Tuhanlah yang tahu.
Jagalah saudaramu selagi ada, dalam keadaan apapun!
Karena kelak dia juga akan menjagamu,
Menangisi yang pergi dahulu.
Usahakan berkumpul disaat masih diberi kesempatan!
INGAT!! Selalu ada mantan pacar, mantan suami/istri. Tapi tak ada MANTAN SAUDARA

Mafia Hari Raya

FATWA YM MURSYID YAKF:
*Mafia Hari Raya*

Musim bulan syawal ini, premanisme khususnya pemerasan, penodongan (fait accompli) banyak terjadi. Mulai dari rumah-rumah (terutama rumah yang besar) dikunjungi orang-orang tanpa pemberitahuan terlebih dahulu, belum lagi orang memaksa masuk, kemudian memaksa meminta dilayani; untuk diberi makan, bahkan tak jarang meminta diberikan uang. Anak, suami, istri, keponakan, menantu, bahkan mertua dan orangtua, semuanya diseret, ditarik secara paksa untuk berkunjung ke tempat lain.

Tak berhenti sampai di situ, untuk menyempurnakan rangkaian kegiatan pemaksaan, pemerasan dan premanisme (mafia) itu; disempurnakan segala kegiatan itu dengan foto bersama, dimasukkan ke dalam social media seperti Instagram dan lain sebagainya dengan caption: "Kebahagiaan berhari raya." Ya, benar-benar bahagia saya pikir, benar-benar kebahagiaan yang palsu. Senyum bersama dalam foto, esoknya di dunia nyata saling cakar-cakaran gigit-gigitan, dan satu negara ini mendamba-dambakan bahagia yang dusta itu.

Sebenarnya kalau kita lihat, tradisi hari raya di negara kita (Indonesia, Malaysia) sangat dipengaruhi oleh tradisi Eropa dalam melaksanakan perayaan mereka, dalam hal ini Natal dan Halloween. Umpamanya pemberian uang hari raya kepada anak-anak kecil di musim Syawal ini sangat mirip dengan tradisi "Trick or Treat" pada perayaan Halloween di negara-negara barat. Halloween sebenarnya adalah perayaan suci kristen barat, namun kini sudah menyeleweng menjadi tradisi orang beramai-ramai berkostum hantu, lalu pergi ke rumah-rumah untuk meminta permen dan gula-gula.

Biasanya yang berkeliling meminta permen dan gula-gula ialah anak-anak, dengan kostum hantu mereka. Mereka ketuk pintu rumah tetangga mereka, ketika dibuka pintunya, mereka berkata "Trick or treat!", dan tuan rumah pun akan memberikan mereka permen dan gula-gula. Bukan kah ini sangat mirip, di negara kita dimana anak-anak tetangga ataupun saudara-sepupu kita, mengetuk-ngetuk pintu rumah kita, lalu meminta THR? Dan ini dianggap wajar? Kita benar-benar telah menjadikan hari raya kita mirip dengan hari raya barat, dan kita didik anak-anak kita untuk menjadi pemeras, preman, mafia. Tepuk tangan.

Hebatnya, segala tindakan pemerasan, penodongan, kebahagiaan palsu, dan penyelewengan makna suci hari raya ini, dilakukan atas nama keluarga, persaudaraan dan hubungan darah. Bisa dibayangkan jika kita yang keletihan menolak kunjungan para saudara, keluarga dan sepupu kita, yang tak berlebih-lebihan kita sebut sebagai mafia hari raya, apa yang akan terjadi? Mereka akan mengata-ngatai kita sombong, tidak mau bersaudara, merasa sudah hebat, sok suci, dan lain sebagainya! Benar-benar sistematik dan massive (massal) kita menciptakan generasi mafia (preman). Tepuk tangan sekali lagi!

Hari raya itu seharusnya hari kesucian. Imam Syafi'i bahkan berpendapat, malam Idul Fitri termasuk 1 dari 5 malam yang derajat keberkatannya setingkat di bawah level keberkatan malam Lailatul Qadar; kini dinodai dengan kembang api, mercon, dan minta uang. Seharusnya malam hari raya itu diisi dengan takbir dan zikir. Hari raya itu seharusnya tidak meninggalkan salat zuhur dan asar berjamaah, kini semuanya diganti dengan kunjungan pemerasan ke rumah keluarga. Hebat sekali, sekali lagi tepuk tangan yang lebih keras atas kemampuan kita melecehkan kesucian hari raya!

Kunjung-mengunjungi, silaturrahim di malam maupun di hari raya, memang dianjurkan. Apalagi jika diwarnai dengan saling memberi hadiah dan saling berbagi makanan; atau bahkan menjamu makan, bukan main keutamaan dan pahalanya itu, sudah pasti. Namun, perlu dipastikan bahwa kunjung-mengunjungi ini memang terjadi oleh orang yang memang ingin mengunjungi dan ingin dikunjungi. Hari ini, kunjung-mengunjungi terjadi lebih karena formalitas; dia saudaraku, keponakanku, maka aku harus ke sana. Memangnya kalau dia saudaraku, keponakanku, aku nggak ke sana kan tidak apa-apa? Memangnya kenapa kalau yang kita kunjungi tidak ada hubungan darah dengan kita? Apakah ia akan mengurangi keutamaan silaturrahim dan kemuliaan hari raya? Saya duga tidak.

Sebaliknya, kunjung-mengunjung paksa yang diwarnai dengan selfie-selfie dan foto-foto munafik itu, walaupun terhadap keluarga, walaupun terhadap saudara kandung, menurut saya itu lah yang justru melecehkan kemuliaan silaturrahim hari raya, jika yang dikunjungi dan yang mengunjungi tidak ridha dan tidak ikhlas! Bravo! Eureka! Selamat berbahagia! Pahala puasa dan ibadah sebulan ramadan penuh itu, dengan hebat, cepat, sistematik, dan penuh percaya dirinya kita gugurkan secara cepat. Luar biasa! Tepuk tangan yang paling meriah untuk satu fakta dan realita yang menggetarkan dan mencengangkan ini!

Saran: Berhari raya lah secara wajar. Kunjungi orang-orang yang memang hati ingin kunjungi. Undang orang-orang yang memang hati ingin mengundang. Persiapkan makanan dan hadiah pada mereka yang memang ingin kita sambut. Dan permisi terlebih dahulu kepada orang sebelum kita kunjungi, walau ia orang yang sangat dekat sekalipun, jangan langsung datang ke rumah orang lain dengan membawa penuh keluarga kita, itu zalim, zalim, zalim! Jangan tinggalkan salat berjamaah. Jangan memaksa meminta uang hari raya. Hormati manusia. Jangan suka mengatasnamakan kekeluargaan. Jangan suka jaim (jaga standard). Jadilah orang rendah hati, kenang ramadan yang baru saja berlalu.

YM Ustaz
2/5/2022
18:46 WIB