Saturday, January 23, 2021

MENJADI PENGIKUT YANG BAIK



*Menjadi Pengikut Yang Baik*

Banyak forum membahas cara menjadi pemimpin yang baik, namun sedikit yang membahas cara menjadi pengikut yang baik, padahal sejatinya a good leader is a good follower (pemimpin baik adalah pengikut yang baik pula). Kecenderungan ini mengakibatkan orang² memuja pemimpin yang dianggap berhasil dan mengkritik habis-habisan pemimpin yang dianggap gagal. Semua beban kegagalan ada pada pemimpin dan sebaliknya semua prestasi keberhasilan ada pada pemimpin. Benar kah demikian?

Sebenarnya, keberhasilan suatu organisasi ataupun suatu masyarakat adalah pencapaian bersama, bukan hanya pencapaian 1 orang. Dengan perkataan lain; ada jasa pengikut yang baik pada kesuksesan sebuah kelompok! Bahkan penyebaran Islam oleh Rasulullah saw pun demikian suksesnya, juga karena dedikasi pengikut² bermental baja seperti Abu Bakar, Ali, Abdurrahman bin Auf dan lain-lain sebagainya. Oleh karenanya, sebenarnya sangat tidak adil hanya menghukumi pemimpin gara-gara bobroknya masyarakat, dan tidak adil pula hanya memuja pemimpin karena bagusnya masyarakat!

Oleh karenanya, bertekadlah untuk selalu menjadi pengikut yang baik; *sehingga siapapun pemimpinnya menjadi tampak bagus jika kita pengikutnya.* Bukankah Islam menganjurkan memudahkan dan tidak mempersulit? Maka sudah sewajarnya kita mempermudah para pemimpin kita dengan mengembangkan sikap kepengikutan yang baik seperti; tidak mengkritik-menyindir-mencela tapi memberi solusi, menepati amanah yang diberikan, mematuhi aturan yang ditetapkan dan memaklumi keputusan pemimpin yang tidak sesuai dengan keinginan kita, selama keputusan tersebut belum mendatangkan sangat banyak mudarat. Sederhananya, *berakhlak mulia lah, sehingga siapapun mudah memimpin kita.*

Termasuk juga; jangan suka membangun prasangka atas langkah yang diambil pemimpin, jangan hina kekurangannya tapi lengkapi sehingga sempurna, sekali lagi, *jadikanlah pemimpin kita berprestasi gara-gara kepatuhan kita.* Bukankah memang begitu akhlak Islam itu? Nilai-nilai modern menganjurkan kita memiliki-memborong semua prestasi, penghargaan dan puja-puji, namun Islam meminta kita untuk berbuat baik dan sangat diutamakan menyembunyikannya, sampai dikatakan tangan kanan berbuat tangan kiri tidak tau. Jadilah pembuat perbaikan dan penebar kedamaian, jangan menjadi perusak dan penebar perpecahan apalagi teror.

YM UDL
[2021/1/22, 17:00 WIB]

Sunday, December 20, 2020

Sukses itu hanya butuh berani,,tekat dan semangat,,,

Banyak yang Tertawa Ketika Saya Memulai, TAPI Bungkam Ketika Saya Mulai Berjalan

Ketika yang lain hanya menonton, saya sudah jadi pemain..
Ketika yang lain hanya berfikir, saya sudah melakukan action..
Ketika yang lain hanya meratapi nasib, saya sudah ikhtiar untuk merubah nasib..

Ketika saya sudah mendapatkan hasil, yang lain masih sibuk meratapi nasib tanpa melakukan tindakan untuk berubah..

#SUKSES itu bukan tentang bisa atau tidak melainkan MAU atau TIDAK....???

“Sesungguhnya Allah tidak akan merubah nasib suatu kaum, kecuali kaum itu sendiri yang merubah apa-apa yang ada pada diri mereka ” (QS.13:11). 

Antusiasme dan Realita Masyarakat tentang Kesuksesan

➡ Ketika mendengar kata-kata sukses rata-rata orang pasti semua mau akan tetapi kenyataannya 90% dari 100% orang akan mundur ketika tahu bahwa kesuksesan butuh pengorbanan dan perjuangan

➡ Apalagi ketika mereka tahu bahwa sukses butuh modal,,,,karena kebanyakan dari mereka takut dan berbagai alasan,,,,!!!

✅ takut ngeluarin modal
✅ takut nanti bagaimana kalo modalnya tidak balik
✅ takut kalo nanti tidak bisa menjalankannya
✅ takut kalo gagal dan gak berani bangkit dari kegagalan
✅ takut belum bilang istri/suami
✅ saya pikir-pikir dulu
✅ nunggu nanti gajian
✅ hanya berpikir-pikir dan berpikir tapi gak mau segera action
✅ sibuk mencari-cari sebuah bukti

Kesimpulannya banyak orang mau sukses akan tetapi takut akan bayang-bayang dan pola pikirnya sendiri maka dari itu kenyataan orang yang sukses dan tidak banyak yang tidak sukses,,,karena hal-hal seperti itu sesungguhnya klo kita mau merubah pola pikir yang seperti itu dan berani melawan rasa takut,,,sesungguhnya disitulah dimulai awal kesuksesan seseorang.

Sukses itu hanya butuh berani,,tekat dan semangat,,,asalkan ada kemauan disitu Allah kasih jalan. Sukses dan tidak nya seseorang tinggal kembali pada masing-masing pribadi,,
♨berani dengan resiko
♨berani cepat ambil peluang bila bener-bener positif
♨berani segera action
♨berani keluarin modal
♨gak takut gagal
♨berani bangkit dari kegagalan

Semakin anda lama berfikir semakin tertinggal juga anda dengan yang lainnya..

Wednesday, November 25, 2020

RENUNGAN

R E N U N G A N ... :

Janganlah terlalu MEMPERDULIKAN orang yang tidak baik terhadap kita dalam kehidupan ini, ... tidak ada seorangpun berkewajiban berlaku BAIK terhadap kita....

Terhadap orang yang berlaku BAiK kepada kita, ... seharusnya kita senantiasa berhati - hati, ... bersyukur, ... dan menghargainya ...

Tidak ada orang yang TiDaK TERGANTiKAN, ... tak ada benda yang wajib DiMiLiKi, ... jika mengerti hal ini, ... kelak seandainya kita KEHILANGAN ... semua yang berarti dan kita cintai, ... kita akan tetap akan memahami ini semua bukanlah perkara besar ...

Kehidupan ini hanya SEMENTARA, ... hari ini mungkin kita masih menyia-nyiakan kehidupan, ... esok hari barulah menyadari kehidupan telah jauh meninggalkan kita ....

Karena itu, ... HARGAILAH kehidupan iNi SeDiNi mungkin, ... hari-hari untuk menikmati kehidupanpun akan semakin banyak, .... daripada mengharapkan umur panjang, ... lebih baik lebih dulu menikmatinya ...

CINTA KASIH hanyalah sebuah perasaan, ... dan perasaan ini akan berubah mengikuti waktu dan keadaan, ... jika seseorang yang begitu kita CINTAI meninggalkan kita, ... bersabarlah MENUNGGU sebentar, ... biarkan waktu perlahan membersihkannya, ... biarkan perlahan mengendap, ... rasa pahitnyapun akan perlahan-lahan menjadi HAMBAR ....

Janganlah berlebihan mengharapkan keindahan cinta, ... meskipun banyak orang SUKSES ... yang tidak mendapatkan terlalu banyak pendidikan, ... bukan berarti tidak giat belajarpun bisa BERHASIL ...

Pengetahuan yang kita dapatkan adalah ... : ... SENJATA yang kita MILIKI Kita boleh MEMBANGUN semua dari nol, ... tapi tidak dengan tangan kosong ....

Kita boleh menuntut diri kita untuk menjaga KEPERCAYAAN, ... tapi tidak dapat menuntut orang lain melakukan hal yang sama ...

Kita boleh menuntut diri kita berbuat baik kepada orang lain, ... namun jangan mengharapkan orang lain BAIK terhadap kita, ...

Bagaimana kita memperlakukan orang lain, ... bukanlah berarti mereka akan memperlakukan kita sama, ... jika kita tidak memahami ini, ... hanya akan menambah beban yang tak perlu dalam hidup kita....

Saturday, November 7, 2020

TEBARKAN KEBAIKAN WALAU KITA BUKAN ORANG BAIK

"Ada pertanyaan Siapa Yang Menciptakan ALLOH" ??? 
Pemuda Ini Beri Jawaban , Yang Sangat Mengejutkan Ummat Islam,
Ada seorang umat yang memasuki sebuah masjid, dia mengajukan 3 pertanyaan yang hanya boleh dijawab dengan akal. Artinya tidak boleh dijawab dengan dalil, karena dalil itu hanya dipercaya oleh pengikutnya, jika menggunakan dalil (naqli) maka justeru perbincangan ini tidak akan menghasilkan apa-apa.
Pertanyaan atheis itu adalah :
1. Siapa yang menciptakan Tuhan ALLOH ?? Bukankah semua yang ada di dunia ada karena ada penciptanya?? Bagaimana mungkin ALLOH ada jika tidak ada penciptanya??
2. Bagaimana caranya manusia disurga bisa makan dan minum tanpa buang air?? Bukankah itu janji ALLOH di Syurga?? Jangan pakai dalil, tapi pakai akal....
3. Ini pertanyaan ketiga, kalau iblis itu terbuat dari Api, lalu bagaimana bisa ALLOH menyiksanya di dalam neraka?? Bukankah neraka juga dari api??
Tidak ada satupun jamaah yang bisa menjawab, kecuali seorang pemuda.
Pemuda itu menjawab satu per satu pertanyaan sang atheis :
1. Apakah engkau tahu, dari angka berapakah angka 1 itu berasal?? Sebagaimana angka 2 adalah 1+1 atau 4 adalah 2+2?? Atheis itu diam membisu..
"Jika kamu tahu bahwa 1 itu adalah bilangan tunggal. Dia bisa mencipta angka lain, tapi dia tidak tercipta dari angka apapun, lalu apa kesulitanmu memahami bahwa ALLOH itu Zat Maha Tunggal yg Maha mencipta tapi tidak bisa diciptakan??"
2. Saya ingin bertanya kepadamu, apakah kita ketika dalam perut ibu kita semua makan? Apakah kita juga minum? Kalau memang kita makan dan minum, lalu bagaimana kita buang air ketika dalam perut ibu kita dulu?? Jika anda dulu percaya bahwa kita dulu makan dan minum di perut ibu kita dan kita tidak buang air didalamnya, lalu apa kesulitanmu mempercayai bahwa di Syurga kita akan makan dan minum juga tanpa buang air??
3. Pemuda itu menampar sang atheis dengan keras. Sampai sang atheis marah dan kesakitan.
Sambil memegang pipinya, sang atheis-pun marah-marah kepada pemuda itu, tapi pemuda itu menjawab : "Tanganku ini terlapisi kulit, tanganku ini dari tanah..dan pipi anda juga terbuat dari kulit dari tanah juga..lalu jika keduanya dari kulit dan tanah, bagaimana anda bisa kesakitan ketika saya tampar?? Bukankah keduanya juga tercipta dari bahan yang sama, sebagaimana Syetan dan Api neraka??
Sang athies itu ketiga kalinya terdiam...
Sahabat, pemuda tadi memberikan pelajaran kepada kita bahwa tidak semua pertanyaan yang terkesan mencela/merendahkan agama kita harus kita hadapi dengan kekerasan.
Dia menjawab pertanyaan sang atheis dengan cerdas dan benar sehingga sang atheis tidak mampu berkata-kata lagi atas pertanyaannya..
Itulah pemuda yang berbudi tinggi, berpengetahuan luas, berfikiran bebas... tetap terbingkai manis dalam indahnya Aqidah...
Ada yang berkata bahwa pemuda itu adalah Imam Abu Hanifah muda. Rohimahullohu.
TEBARKAN KEBAIKAN WALAU KITA MUNGKIN BUKAN ORANG BAIK....semoga seluruh aktivitas kita menjadi tabungan pahala dan investasi akhirat bagi Kita semua.
Aamiin ... Allohumma Aamiin ... 🙏

Saturday, October 17, 2020

Bahagia, satu-satunya pilihan

*Bahagia, satu-satunya pilihan*

Ada seorang ilmuwan sains. Pengetahuannya tentang sains begitu banyak. Di perusahaan tempatnya bekerja, dia amat sering diminta memberikan pengarahan dan pengajaran sains. Ia dekat dengan pemilik perusahaan, yang kebetulan juga senang dengan sains, yang menyebabkannya semakin sibuk karena sang pemilik terus memberi proyek, bahkan sering mengundang meski sesekali hanya untuk berdiskusi bersama. Namun si ilmuwan memiliki satu kelemahan; ia terkenal angker (menyeramkan), sehingga tak banyak orang yang ingin bergaul dengannya. Namun kekurangan itu tertutupi dengan banyaknya kelebihan lain yang dimilikinya; ilmunya, pengalamannya, dll. Suatu saat sang pemilik perusahaan meninggal, dan perusahaan ini pun tutup pula, sehingga sang ilmuwan kehilangan tempat bergantungnya selama ini; sang pemilik perusahaan. Dulu ia senantiasa tersibukkan karena senantiasa dipekerjakan oleh sang pemilik perusahaan. Sepeninggal sang pemilik perusahaan, diri aslinya barulah tampak; keangkerannya membuatnya sulit mencari teman, sulitnya ia mendapatkan teman membuat ia sulit mendapatkan proyek, sehingga sepinya proyek menjadikannya pengangguran terselubung! Beberapa waktu yang lalu ia biasa lalu-lalang keluar kota, memberikan ceramah, berdiskusi di gedung elit perusahaan, kini ia terdiam sepi, menganggur di rumahnya, bersama istrinya yang juga telah berumur, dengan kondisi keuangan yang perlahan semakin merosot!

Ketidakmampuannya bergaul dan ketidakmampuannya memperoleh proyek, ia kompensasikan ke dalam kegalauan demi kegalauan. Ia merasa masa keemasan hidupnya telah berlalu, sebenarnya ia berada dalam situasi tak sedap tapi ia bingung bagaimana keluar dari situ! Kesedihan yang berlarut itu pun mengantarnya pada situasi depresi, sehingga ia terpaksa menemui psikiater dan ia dianjurkan untuk minum obat. 3 bulan lamanya ia minum obat, dalam keadaan depresi, ia mulai lelah. Ia bertanya pada psikiaternya; aku lelah dengan ini semua, bagaimana aku mengakhiri semua ini? Sang psikiater berkata: "Hanya bila engkau meridhai segalanya, kesedihanmu bisa berakhir." Ridha... pikir si ilmuwan. Terus terang ia tak bisa menemukan bagaimana caranya utk meridhai segala kehilangan yang telah dialaminya. Namun, ia sudah sangat lelah berada dalam situasi depresi! Akhirnya, dia pikir, "aku tak tau bagaimana caranya ridha, yang jelas aku tak boleh selamanya seperti ini, biarlah aku menyibukkan diri sendiri setidaknya agar hilang galauku walau sesaat!" Akhirnya, perlahan ia menurunkan keangkerannya; wataknya yang pemarah, perlahan ia lembutkan, sifatnya yang keras, ia lunakkan, sikap perfeksionisnya ia tundukkan sehingga ia mampu memaafkan, bertoleransi, dsb. 

Di saat dia mulai memperbaiki akhlaknya, ternyata perlahan teman-temannya mulai membanyak. Ia pun segera dimintai nasehat-nasehat oleh teman-temannya, tentang apapun; ilmu sains, pengalaman hidupnya, tentang manajemen perusahaan. Lambat-laun, ia menjadi sangat sibuk, dan tanpa disadari ternyata teman-temannya yang dulu sering bekerja bersamanya mulai kembali bersama dan mereka pun akhirnya secara kecil-kecilan memulai perusahaan mereka sendiri! Tak disadari, 2 bulan telah berlalu dengan penuh kesibukan, hingga ia telah lupa bahwa dirinya mengalami gangguan depresi, sehingga dirinya baru sadar bahwa dia sudah tak minum obat selama hampir 1 bulan yang lalu! Obatnya ia tinggalkan karena ia lupa, terlalu sibuk bekerja. Dia pun menjumpai sang psikiater, menceritakan keadaannya, maka sang psikiater pun berkata: "Engkau telah sembuh, tidak perlu kau minum lagi obat itu. Engkau sekarang sibuk, sekarang kerjamu banyak, temanmu banyak, pendeknya sekarang engkau bahagia. *Memang, jika engkau ingin sembuh, bahagia adalah satu-satunya jalan, dan kau telah menempuhnya."* Bukan main senang sang ilmuwan, tak hanya ia mendapat banyak teman, banyak proyek, banyak rezeki, bahkan kini ia telah sembuh! *Hidupnya berubah ketika ia mulai memperbaiki akhlaknya.*

5 tahun telah berlalu... kini ia berbaring di tempat tidur rumahnya, yang berada di samping kantor perusahaannya sendiri! Visi-misi perusahaannya sederhana saja; meneruskan impian dan cita-cita pemimpinnya dahulu. Sambil berbaring, ia merenung: "Dulu aku tak tau caranya meridhai." Bahkan sebenarnya sampai detik ini, ia pun tak tau bagaimana ia berhasil meridhai rintangan terberat dalam hidupnya. Hingga akhirnya dia berpikir: *"Jangan-jangan bukan aku ridha, tapi Tuhan telah memampukanku ridha. Karena Tuhan menurunkan kasih sayangNya padaku."* Mengapa? Pikirnya. Mengapa Tuhan Yang Maha Tinggi itu rela menurunkan kasihNya yang begitu mahal kepada dirinya yang hina-dina? Pikirnya. *"Mungkin hanya gara-gara hal kecil... aku berhenti marah, aku tak lagi keras kepala, aku kini toleran dan pemaaf... mungkin...."*

18:44
17-October 2020
YM-UDL

Friday, October 16, 2020

KAMPRET

Bismillah

Segerombolan gadis sedang mandi tanpa busana di danau, lalu mereka melihat Kakek2 datang, mereka langsung berenang ke bagian telaga yg dalam.

Gadis2 berteriak: 
"hai Kakek .. pergilah ! Kami tidak akan ke luar dari danau ini sampai kakek pergi dari sini !"

Kakek menjawab dgn tenang : 
"Saya ke sini bukan utk mengintip kalian mandi, Neng ! Jgn salah sangka ya, apalagi ingin melihat kalian ke luar dari Telaga dlm keadaan tanpa busana ? Ah,...Gak penting buat orang tua seperti kakek ini ! Kakek ke sini cuma untuk memberi makan Buaya yg ada di telaga ini_ !"

Kontan saja secara serentak para gadis2 itu bergegas berenang ke tepi danau & berlarian keluar dr telaga, rame2 memeluk kakek saking ketakutan (mereka lupa blm memakai apapun)

Pesan moral :

Umur boleh tua.. tapi pikiran harus tetap cerdas, berimprovisasi cepat & tangkas memanfaatkan setiap moment dgn tepat guna.

Karakter kakek di atas dpt di sebut karakter laki-laki sejati yg secara umum ada 7 kriteria yaitu :
1. Kreatif
2. Aktif
3. Motivatif
4. Progresif
5. Responsif
6. Elegan
7. Tangguh
atau disingkat : KAMPRET !!!!..

Tetaplah Tersenyum  Jangan Lupa Bahagia & Kuatkan Iman..

Jangan lupa .. jangan pernah merasa Tua.......
😃😃💪💪💊💊🚑😭😭

Thursday, September 3, 2020

*PERAN, CINTA & KEDAMAIAN*

*PERAN, CINTA & KEDAMAIAN* 

Sahabat Yang Terkasih....
Smoga Kita selalu sadar bahwa Kita masih diberi kesempatan hidup di dunia ini karena masih ada PERAN yg harus kita tunaikan di kehidupan ini.

 Smoga Kita tetap semangat menjalankan Segala Peran dari Sang Pemberi Peran. 

Untuk tetap semangat, ada beberapa hal penting berikut ini :

Sahabat, Sadarilah bahwa KEBAHAGIAAN itu tidak terjadi begitu saja. 

*Kebahagiaan adalah  hasil PERBUATAN  kita sendiri*. Anda memilih untuk BAHAGIA maka andapun akan BAHAGIA. Begitu juga sebaliknya. Sesederhana itu. 

BAHAGIA tidak terkait dgn hal2 diluar diri kita atau apa2 yg kita miliki 

Bayangkan kalau BAHAGIA terkait dgn PEKERJAAN yg kita miliki. Saat pekerjaan itu hilang apakah lantas kita menjadi kehilangan kebahagiaan juga ❓

Ketika KEBAHAGIAAN terkait anak. Saat anak berperilaku tidak sesuai dgn yg kita harapkan.  Apakah KEBAHAGIAAN kita juga terganggu ❓

Saat KEBAHAGIAAN terkait pasangan. Lantas pasangan berpindah ke lain hati. Apakah kemudian dunia kita pun hancur ❓

Saat KEBAHAGIAAN terkait dgn KESEHATAN. dan saat kemudian sakit. Kita menjadi berduka cita dan tidak memiliki KEBAHAGIAAN lagi ❓

Jadi KEBAHAGIAAN yg sebenarnya adalah ketika kita TERSAMBUNG penuh pada TUHAN yg menciptakan kita..melalui HATI kita dan KEHENINGAN yg kita ciptakan di diri kita.

Untuk sampai pada pemahaman atas PERAN2 yg disematkan kepada kita. Yg pada dasarnya adalah merupakan REFLEKSI atau PERPANJANGAN  *WAJAH* dan GERAK ALLAH  melalui diri kita. 

*AKU KHAZANAH tersembunyi .karena AKU ingin dikenali maka kuciptakan manusia* 
( Hadits Qudsi ).

Jadi sebenarnya maksud TUJUAN PENCIPTAAN kita ke DUNIA ini sebenarnya adalah untuk memenuhi TUJUAN2 KITA PRIBADI atau untuk memenuhi TUJUAN2 ALLAH ❓

Jawab pertanyaan ini dalam KEHENINGAN di dalam diri anda sendiri. Hanya antara AKU dan ENGKAU.

Jadi Jika Kita diberi kemampuan oleh Allah untuk  MENOLONG dan MEMBANTU  Orang Lain, segera tolong dan bantu mereka, 

 Jika Kita belum bisa menolong dan membantu mereka, Setidaknya jangan pernah melakukan tindakan yang  MENCELAKAKAN dan MENYAKITI orang lain.

Jika Kita  ingin orang lain bahagia, praktekkan WELAS ASIH. Jika Kita sendiri yang ingin bahagia, praktekkan WELAS ASIH. 

Belajar Agama itu tidak perlu ruwet dan kompleks, karena Agama itu sederhana sekali.

 AGAMA yang sesungguhnya adalah KEBAJIKAN yang disertai KEBIJAKAN. 

Ketika Kita  belum mendapatkan apa yang kita  INGINKAN, itu belum tentu buruk, terkadang ada sebuah BERKAH yang menyelinap di dalamnya.

 Sebaliknya, saat Kita mendapatkan yang Kita inginkan, WASPADALAH bisa jadi ada MUSIBAH yang menyelinap di dalamnya. 

Banyak manusia di semesta ini yang  hidup tanpa AGAMA dan MEDITASI, tetapi mereka  bisa mempraktekkan hidup penuh  KASIH SAYANG kepada sesama makhluk. 

Seharusnya, Kita yang setiap hari menjalankan AGAMA dan MEDITASI, memiliki Kasih Sayang yang jauh dari mereka yang gak pernah bicara Agama dan Meditasi.

 Para Sahabatku.... Kita tidak akan pernah mendapatkan KEDAMAIAN  diluar diri kita sendiri, sampai kita bisa  BERDAMAI  dengan diri kita sendiri. 

Alam semesta ini selalu menyediakan RUANG dan WAKTU bagi semua makhluk, apalagi untuk manusia, Berbuat KEBAIKAN. 

Jadi, sesungguhnya TIDAK ADA ALASAN yang masuk akal kalau Kita sebagai manusia terhenti TABUNGAN KEBAIKANNYA. 

Probabilitas untuk melakukan  kebaikan setiap saat selalu besar PELUANGNYA. Semuanya terserah Kita MAU atau TIDAK.

Smoga tulisan ini bisa menjadi BEKAL untuk Kita. 

Smoga semua makhluk, baik yang kelihatan ataupun yang tidak kelihatan, di semua ruang dan waktu, di semua tingkatan, selalu hidup berbahagia... alfatihah....

SALAM CINTA, BAHAGIA & PENUH KEDAMAIAN
💜❤️🧡💛🧡💙🤍🤎

Friday, August 21, 2020

Kine Master Pro tanpa Watermark

Aplikasi edit video paling komplit dan tanpa watermark:

Selain bisa menghilangkan watermark, masih banyak sekali fitur lain yang bisa Anda nikmati dengan berlangganan Kine Master Pro. Misalnya saja bebas iklan, akses alat preset profesional serta terbukanya kunci ke ribuan aset premium yang bisa didapat di Toko Aset KineMaster. Langganan akan diperpanjang otomatis kecuali jika Anda berinisiatif membatalkannya di Google Playstore.

Jangan salah juga ya, meski versi premium sangat menggoda, versi gratis aplikasi ini juga masih bisa dinikmati secara memuaskan. Tersedia banyak sekali ragam layanan utama menarik yang bisa untuk Anda pergunakan. Di antaranya ialah layanan sebagai berikut:

  • Menambahkan dan menggabungkan banyak layer sekaligus (berupa video, teks, gambar)
  • Padu-padan mode untuk efek kejut memukau
  • Penambahan efek suara/musik
  • Akses stiker, efek, musik tak terbatas
  • Bisa memotong bingkai per bingkai video
  • Pratinjau secara langsung
  • Filter audio/suara
  • Fitur rekaman secara langsung
  • Layanan alat animasi Keyframe
  • Layanan berbagi ke semua platform media sosial
  • Fitur kontrol kecepatan dan efek slowmotion serta masih banyak lagi lainnya.

Jika tertarik, tentu Anda bisa mengunduhnya dengan mudah di bawah ini :

Kine Master Pro.apk

Saturday, August 15, 2020

SUAMI BEDA DENGAN ISTRI

SUAMI BEDA DENGAN ISTRI

SERINGKALI kita menyangka kebutuhan orang lain sama dengan kebutuhan kita. Padahal setiap orang memiliki kebutuhan berbeda, termasuk kebutuhan suami beda dengan istri.

1. Suami butuh DIPERCAYA, istri butuh DIPERHATIKAN.

Suami akan merasa lebih dicintai jika istrinya percaya bahwa ia adalah suami yang baik. Suami yang tidak selingkuh, bertanggung jawab dan mau berubah ke arah yang lebih baik. Syaratnya gampang, istri lebih banyak diam. Jangan banyak bertanya dengan nada mencurigai aktivitas suaminya di belakangnya. Semakin cerewet istri, semakin suami merasa tidak bebas dan nyaman.

Sebaliknya, istri merasa dicintai jika ia merasa diperhatikan suami. Istri akan senang jika suami memelototin dengan pandangan kagum dan cintahh kepada istrinya. Apalagi jika diiringi dengan senyum dan pujian kecil tentang apa yang dilakukan istri. Semakin "cerewet" suami terhadap hal-hal kecil yang dilakukan istri, semakin melambung perasaan istri.

2. Suami butuh
DITAATI, istri butuh DIDENGAR.

Suami akan bangga dengan istrinya jika istri taat dan tidak ngeyel. Selain karena itu perintah agama, tapi juga ketaatan istri akan memuaskan ego berkuasanya suaminya atas rumah tangga. Boleh saja istri berpendapat, tapi gong nya tetap ditangan suami. Jangan dikira ego berkuasa suami itu selalu negatif. Sebab tanpa ego tersebut, suami akan merasa no thing. Minder menghadapi berbagai tantangan hidup di luar rumah.

Sebaliknya, istri akan merasa di-wongke (diperlakukan manusiawi) jika ia merasa didengar oleh suaminya. Apalagi jika suami tekun mendengarkan "kecerewetan" istri tentang pernik-pernik kehidupan. Manggut-manggut seakan mendengarkan saja sudah cukup memuaskan istri. Bagi istri, telinga suami untuk mendengarkan, mulut suami untuk memuji-memuji memperhatikan istri.

3. Suami butuh dipuaskan secara SEKSUAL, istri butuh dipuaskan secara MATERI.

Kebutuhan seksual suami beda dengan istri. Bagi suami yang normal, kebutuhan seksual itu sifatnya segera dituntaskan. Gak akan tahan suami menahan nafsu lama-lama. Itulah sebab Nabi saw memerintahkan istri untuk melayani suaminya jika ia butuh segera. Perselingkuhan suami sebagian besar karena faktor seksual, yang seringkali para suami malu untuk membicarakannya secara terbuka kepada istrinya. Maunya suami, istri itu udah paham dan ahli melayani suami dengan segala fantasi seksualnya yang halal.

Istri juga butuh seksual, tetapi istri lebih mampu menahan nafsu seksualnya lebih lama daripada suami. Justru nafsu istri itu lebih banyak kepada kepuasan materi. Ingin beli ini dan itu. Ingin punya ini dan itu.

Bagi istri, kemampuan suami bisa menafkahi istri secara cukup, bahkan berlebih, itu penting. Istri akan merasa semakin dicintai suaminya jika suami sanggup memuaskan kebutuhan materinya. Bagi suami, bagai pisau bermata dua. Sebab bisa menjerumuskan suami kepada perbuatan korup dalam bekerja, tapi juga bisa membuat suami merasa dihargai istrinya.

Ironisnya, tiga kebutuhan suami istri yang berbeda ini tidak dipahami oleh kebanyakan suami dan istri pada umumnya. Akhirnya terjadilah ketidakpuasan satu sama lain karena merasa kebutuhannya tidak dipenuhi pasangan. 
Lama kelamaan bisa menggerus perasaan cinta satu sama lain.

Oleh karena itu, yuk kita benahi persepsi kita tentang kebutuhan pasangan dan berusaha memenuhi kebutuhan tersebut sebaik mungkin dengan cara bersyukur dan saling sadar diri pentingnya kasih sayang.

Burung dara, burung merpati.
Suami perkasa, kesayangan istri.

Ikan sepat, ikan koi
Istri taat, kebanggaan suami...🙂

Wednesday, August 5, 2020

*Master Mempermudah Pemula Mempersulit*

*Master Mempermudah Pemula Mempersulit*

YM. Abu: Orang pintar adalah orang yang menyederhanakan hal rumit. Orang tidak pintar adalah orang yang merumitkan hal yang sederhana.
Dalam kesempatan lain, sering juga Abu menyebutkan: Bekerja adalah membuat sesuatu terjadi. Misalnya: Seorang chef memasak nasi, itu membuat sesuatu terjadi, seorang mekanik memperbaiki mobil rusak, itu membuat sesuatu terjadi. Itu juga sebabnya Abu selalu berusaha membuat divisi/bagian yang beliau pimpin mengeluarkan surat sesedikit mungkin, bahkan beliau "menyindir" divisi yang terlalu banyak mengeluarkan surat yang tidak perlu sebagai *pabrik kertas.* Karena, sesuatu yang di atas kertas, memiliki pengaruh yang tidak begitu besar terhadap realita. 

Contoh: Ada seorang jamaah mendengar musik dengan kuat di kamar mandi masjid, lalu pengurus masjid membuat surat pengumuman dan tempelan kertas "dilarang menghidupkan handphone" di dinding. Seberapa efektif kira² hal tersebut untuk membuat ketertiban? Bagaimana bila dibandingkan dengan cukup menegur orang tersebut saat sedang tidak banyak orang? Sebenarnya kasus mirip pernah terjadi di zaman Nabi saw, seorang arab badui (orang arab kampung) kencing di masjid, para sahabat langsung memaki dan menghardik si arab badui, sementara Nabi saw melarang mereka menghardik, dan Nabi saw hanya mengatakan dengan lembut: Lain kali kalau mau kencing di kamar mandi ya, karena masjid adalah tempat ibadah, ini bukan tempat buang air! Bisa kita bayangkan, kalau tak ada Nabi saw di situ, barangkali para sahabat sudah tergoda untuk membuat pengumuman "larangan kencing" dan menempel larangan kencing yang ditempel di dinding masjid nabawi.... 

Dalam bermain gitar pun demikian, bagaimana caranya bermain dengan cepat? Caranya adalah bermain lambat. Teruslah bermain dengan lambat, perlahan, nikmati, ulangi, lama-kelamaan kecepatan kita bermain gitar terbangun dengan sendirinya. Seorang gitaris berkata: Kalau kita bisa memainkannya dengan lambat, maka kita pasti bisa memainkannya dengan cepat. Itulah penjelasan seorang master... Namun, bila kita semakin bingung dengan penjelasannya, itulah tanda seseorang tersebut bukan master. 

Albert Einstein mengatakan: Kalau amda tidak bisa menjelaskannya pada anak umur 6 tahun, itu tandanya anda belum paham! Demikianlah, tentu kemahiran dan skill dibangun dengan pengalaman. Namun, kalau kita bersedia mempelajari dan meneladani akhlak Nabi saw, kita akan menjadi master dengan lebih cepat! Nabi saw bersabda kira-kira isinya: Permudah, jangan persulit, dan jangan membuat manusia lari karena takut. Seandainya semua orang memegang teguh hadis ini, niscaya semua orang cepat menjadi master. 

*Namun sering sekali kita tidak berkenan mempermudah segala sesuatu, karena sangat ingin membuat orang lain kagum.* Betapa banyak guru, dosen dan "orang-orang pintar" yang menjelaskan sesuatu dengan sangat rumit, berputar-putar, bertele-tele sehingga pendengarnya tak paham, mengapa? Karena ingin membuat orang lain kagum, karena ingin dianggap pintar. Oleh karenanya, pembunuh kemahiran nomor 1 adalah: Ingin dipuji. Menyanyi pun demikian, apa ciri penyanyi top? Ia bersedia mukanya terlihat jelek saat menyanyi. Ia tak lagi mempedulikan "apa yang orang lihat" ia tak lagi mempedulikan "apa kata orang" tapi justru ia larut dalam pekerjaannya. 

Dalam kehidupan sehari-hari, satu lagi hal yang seringkali membuat rumit hal sederhana adalah kedengkian. Betapa banyak orang yang tak bersedia damai dengan orang yang mengkritiknya, atau tak bersedia damai dengan seseorang yang membuat sedikit kesalahan; misalnya seorang waiter restoran tak sengaja menumpahkan air di celana kita. Betapa banyak orang yang ingin menghukumnya, membuatnya merasa sedih, menderita, dll. Itu bukan perilaku orang pintar! Itu bukan perilaku master! Dan yang jelas itu bukan perilaku Nabi saw! *Singkatnya, kita akan menjadi pintar dengan membuang 2 hal: Keinginan dipuji dan kedengkian. Dan kita akan terhindar dari banyak masalah dengan membuang 2 hal: Keinginan dipuji dan kedengkian.*

*YM Ustadz*
*04/08/2020*
*11.10 WIB*

Thursday, May 7, 2020

Menumbuhkan Respek

Membangun respek, ini dia persoalan utamanya. Respek tdk bs diinstruksikan. Respek sama dengan cinta, cinta tdk bs di instruksikan.
Respek, serta akhlak baik tidak bisa dibentuk dengan instruksi. Mis. Diperusahaan2 besar customer service bukan main ramah dan respek nya pd customer, akan tetapi ketika jam kantor sdh selesai mereka berbaur dengan masyarakat atau berada dirumahnya, mereka merupakan sosok yg kasar dan sinis. Dikantor mereka ramah dan sopan adalah karena instruksi sop dan cctv. Itu bukan lah respek.

Respek, akhlak baik, harus masuk merupakan pmv yg berada "didalam" hati semua karyawan. Perusahaan2 besar kelas dunia, karakter baik merupakan pmv internal para karyawannya, Kita ambil lah contoh seperti ikea, mungkin gramedia dll. Karyawan itu digerakkan bukan oleh sop/regulasi tetapi oleh nilai internal mereka sendiri. Itulah kekuatan pemimpin, semisal ingmar kampfraad Ikea, Jakob Oetama Gramedia. TP Rakhmat, Tan Sri Thaher dll. Pemimpin adalah guru yg mentransformasi PMV bagi semua karyawannya. Pemimpin seperti ini lah yg berkembang. PMV yg disosialisasikan lewat sistem akan berhasil juga, tapi akan kalah dengan PMV yg disebarkan oleh guru (pemimpin yg baik). 

Kita bs merasakan atmosphere Ikea dibanding dengan yg sejenis. Kempinski dengan Sultan. Carrefour dengan Lotte. Dll. Pemimpin yg besar dia lah pmv itu sendiri. Pemimpin yg tdk besar, PMV respek berada didalam sebuah buku yg berjudul buku SOP. Baik lah sekarang kembali ke pertanyaan, bagaimana membangun respek di organisasi, kantor, komunitas dll ?
Jawaban nya tdk satu cara, tapi semua cara digunakan. Seperti pemain Golf. Seorang pemain golf memiliki beberapa stick golf, yg digunakan nya sesuai posisi bola, jarak, tingkat kesulitan, di pasir dan dirumput. Dia bs memakai 5 sd 7 stick. Begitulah pemimpin menginternalisasikan pmv didiri karyawan nya. Tentu syarat utamanya adalah si pemimpin harus lah 7 nd itu sendiri.

Jd sebenarnya pemimpin perusahaan/organisasi adalah mesti seorang "guru"
Apalagi pemimpin bangsa, kepala negara.
Tdk ada jalan lain, Kita harus menjadi respek itu sendiri. Kita harus menjadi akhlak itu sendiri.

YM ABU
24 Juli 2016
Grup BKK Muhasabah

Ilmu Dan Amal

Pelita Pagi 7 Mei 2020
14 Ramadhan 1441 H

Assalāmu‘alaikum wa raḥmatullāhi wa barakātuh

Ilmu Dan Amal

Ilmu itu tidak akan berguna bagimu jika tanpa amal. Engkau harus beramal hitam diatas putih. Ia adalah hukum Allah swt, yang harus engkau ikuti hari demi hari, tahun demi tahun, sampai engkau mendapatkan buahnya. 

Ilmu akan menuntut kamu jika engkau tidak mengamalkannya. Tetapi ilmu akan membelamu jika engkau mengamalkannya. Sebagaimana telah disabdakan oleh Nabi saw, " Ilmu itu akan memuji bila diamalkan, bila tidak ia akan pergi." Yakni pergi  keberkahannya sehingga tinggal tuntutannya. Yakni pergi pertolongannya untukmu dari mulanya dan pasti ia akan kepada-Nya untuk menuntutmu. Jika ilmu pergi yang ada tinggal kulit. Adapun isi ilmu adalah amal. Kamu tidak memgikuti Rasulullah saw, jika kamu tidak mengamalkan sabdanya.
Ilmu yang diamalkan akan mendekatkanmu dirimu kepada Allah, Zat yang menurunkan ilmu. Jika engkau mengamalkan hukum sebagai ilmu pertama maka maka ia akan mengantarkanmu kepada ilmu berikutnya. Kedua matamu akan menangis, dan hatimu penuh dengan rasa takut. Hukum dan ilmu adalah Dhahir dan batin. Ketika itu engkau harus menzakatinya. Adapun zakat ilmu adalah menyebarkannya dan mengajak manusia kepada Allah swt.

Syekh Abdul Qadir Al-Jailani dalam Al-Fathtur Rabbani
8 Syawal 545 H

#jalanibarengingatAllah 
#dirumahsajo

Ebook Rumah Fiqih

Assalamualaikum..wr wb.
Untuk menemani saat PSBB bagi yang beragama Islam monggo silahkan download GRATIS buku-buku Islam ada 138 buku dalam format pdf (hibah dari Rumah Fiqih). 

Silahkan di download, semoga bermanfaat 

https://t.co/NUEnSGMq7a

Note :
1. Buku pdf ini diformat untuk nyaman dibaca pakai HP, meski tetap bisa dengan laptop, desktop atau tablet.

2. Buku ini waqaf dari pengarangnya. Doakan agar beliau-beliau selalu mendapatkan kebaikan di dunia dan akhirat. Aamiin.

Silahkan share link ini biar kita pun ikut kebagian pahala menyebarkan ilmu agama.

Wasaalamualaikum